Wednesday, 26 November 2014

Pro dan Kontra Keputusan Presiden Joko Widodo Terkait kenaikan BBM





Presiden ke-7 Joko widodo atau biasa yang disebut Jokowi semangkin banyak menuai kritikan baik dari kalangan Anggota DPR dan Rakyat, terkait dengan kebijakannya menaikkan harga BBM. keputusan yang dianggap tidak populer itu menyebabkan banyak unjuk rasa diberbagai lapisan masyarakat.

Setelah terpilih dan dilantiknya joko widodo belum genap dua bulan, Jokowi dengan tegas mengambil kebijakan yang dianggap tidak prorakyat.

Dengan kebijakan baru ini maka mulai Selasa 18 November harga bensin premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 sedangkan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.


Namun banyak kalangan yang menilai keputusan Jokowi adalah solusi yang tepat bagi perkembangan bangsa, banyak yang mendukung dan tidak sedikit pula yang memprotes dan kecewa.

Mereka yang mendukung mengatakan subsidi BBM selama ini lebih banyak dinikmati oleh orang kaya, dan ada juga yang berpendapat bahwa subsidi BBM untuk pembangunan prasarana.

sedangkan yang menolak mengakan bahwa dengan naiknya BBM masyarakat kecil mangkin sengsara.

Lalu bagaimana dengan anda mendukung kenaikan BBM atau menolaknya?

4 comments:

  1. BBM bikin rakyat menjerit dan semoga kebijakan tersebut dapat segera mengangkat penderitaan rakyat...

    Salam dari Pulau Dollar

    ReplyDelete
  2. Salam gigit jari....semoga tuhan mengampuni dosa para pemimpin kita,,,,amien:-):-)

    ReplyDelete
  3. IQROZEN ya semoga kebijakan menaikkan BBM menjadi lebih bermanfaan untuk pembangunan indonesia.

    Salam dari Sum-Sel

    ReplyDelete
  4. Agus Toni ya semoga pemimpin dan kita semua di ampuni dosanya,,, karna tidak ada manusia yang tidak memiliki dosa.

    salam :)

    ReplyDelete